logo

SOLUSI PRAKTIS BUDIDAYA IKAN DI ERA MODERN!!

19 Agustus 2024 Berita, Kegiatan,

Demakan (24/7/2024). Pada tanggal 24 Juli 2024, mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro yang ditugaskan di Desa Demakan melaksanakan program monodisiplin “BUDIKDAMBER”. Program ini dipimpin oleh Anggy Azzah Yafi’ dari jurusan Akuakultur 2021, bertujuan untuk menghadapi tantangan mengenai ketersediaan pangan bergizi serta pemanfaatan lahan yang sempit di Desa Demakan.

 

Budikdamber merupakan salah satu budidaya ikan di lahan yang sempit dengan menggabungkan sistem budidaya tanaman sayuran dalam satu wadah yang sama. Ikan berberfungsi sebagai salah satu sumber nutrisi bagi tanaman. Tanaman berfungsi sebagai filter yang membersihkan air sehingga mencitakan siklus yang saling bermanfaat satu sama lain.

 

Kegiatan ini dimulai dengan pembagian leaflet kepada KWT (Kelompok Wanita Tani) Desa Demakan. Setelah itu dilakukan penjelasan mengenai pengertian budikdamber, manfaat, serta proses pembuatan budikdamber. Penjelasan berlangsung dengan lancar dan dilanjutkan dengan mendemonstrasikan kegiatan budikdamber dengan cara mengisi ember terlebih dahulu hingga air yang ada di dalam ember penuh. Kegiatan yang kedua yaitu mengaklimatisasi ikan lele yang masih didalam plastik guna untuk penyesuaian suhu antara ikan dan air supaya ikan lele tidak stress. Cara mengaklimatisasinya yaitu dengan mengapungkan kantong plastik yang berisi ikan lele di permukaan kolam baru untuk menyamakan suhu air di dalam kantong dengan suhu air kolam. Setelah itu, air dari kolam secara perlahan dicampurkan ke dalam kantong plastik untuk menyesuaikan kualitas air sebelum ikan dikeluarkan ke dalam kolam. Kegiatan selanjutnya yaitu proses pengeluaran ikan yang sudah di aklimatisasi. Pada saat penebaran ikan ibu-ibu KWT sangat antusias untuk mencoba mengikuti penebarannya. Selanjutnya, ikan yang sudah ditebar kemudian dibiarkan lalu ditutup dengan tutup ember yang sudah dilubangi guna untuk tempat sayur kangkung yang sudah disemai selama satu minggu. Kangkung diletakkan di netpot yang sudah tersedia.

 

Pelaksanaan kegiatan ini disambut baik oleh ibu-ibu KWT Desa Demakan. “Ide yang bagus karena bisa membudidayakan ikan dan sayur dalam satu wadah sekaligus alat dan bahan murah dan mudah dicari” ujar salah satu ibu KWT Desa Demakan. Dengan adanya program ini dihrapkan dapat membantu masyarakat mengenai inovasi budidaya ikan secara sederhana dirumah.