logo

SOLUSI BERTANI : Pemanfaatan Lahan Sempit menggunakan Sistem Akuaponik Di Desa Demakan, Kabupaten Sukoharjo

18 Agustus 2024 Berita, Kegiatan,

VIRAL !! SOLUSI BERTANI : Pemanfaatan Lahan Sempit menggunakan Sistem Akuaponik Di Desa Demakan, Kabupaten Sukoharjo

Desa Demakan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukohrajo (24/7/2024) Salah satu pemberdayaan masyarakat untuk optimalisasi lahan pekarangan adalah dengan menciptakan usaha budidaya skala rumah tangga. akuaponik merupakan perpaduan antara akuakultur (budidaya ikan) dengan hidroponik (budidaya tanaman tanpa tanah dengan memanfaatkan air bernutrisi) dengan cara memanfaatakan kolam buatan seperti terpal, ember, dll. Akuaponik memiliki kemampuan untuk memproduksi protein, sehingga pemanfaatan akuaponik dapatt memanem sayuran dan ikan secara berkala.

Mengingat banyaknya masyarakat Desa Demakan yang belum lumrah dengan istilah “akuaponik”, mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2023/2024, Alitia Nuranisa dari Program Studi Agroekoteknologi menyelenggarakan sosialisasi dan demonstrasi terkait cara membudidayakan tanaman dengan sistem akuaponik kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Demakan pada hari Rabu, 24 Juli 2024 di Kebun milik Kelurahan Desa Demkanan

 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalisasikan pemanfaatan lahan sempit di kebun milik kelurahan Desa Demakan dan memberikan pelatihan budidaya tanaman tanpa tanah kepada seluruh anggota KWT Desa Demakan.  Kegiatan ini didampingi langsung oleh Ibu Maraharani selaku ketua KWT dan 15 anggota kelompok tani. Kegiatan ini terdiri dari pemaparan materi singkat mengenai keunggulan sistem akuponik dan jenis tanaman yang dapat digunakan serta dilanjutkan dengan demonstrasi pindah tanam tanaman sayuran. Diakhir acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan evaluasi mengenai pemahan anggota KWT Desa Demakan terkait materi yang telah disampaikan.

Selain dari optimalisais lahan, sistem akuaponik-pun tidak memerluka penyiraman rutin. “Alhamdulillah ilmu baru ini mba, jadi lahan kosong sisaan di kebun bisa dimanfaatkan dan sistem akuaponik juga ga perlu disiram jadi lebih memudahkan kami yang notabennya ibu-ibu rumah tangga yang sibuk di dapur”.Ucap Ibu Wondo salah satu anggota KWT Desa Demakan.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan semestinya serta mendapatkan antusias yang tinggi dari anggota KWT. Hal ini dilihat dari anggota KWT yang aktif bertanya dan aktif dalam diskusi. Dengan adanya program ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pengalaman KWT Desa Demakan dalam sistem budidaya tanaman pada jangka waktu yang panjang.

 

Penulis                                       : Alitia Nuranisa

Departemen/Fakultas             : Fakultas Peternakan dan Pertanian  

Program Studi                         : Agroekoteknologi

Dosen Pembimbing                : Muhamad Azhar, SH. LLM

                                                     Farid Agushybana, S. KM., DEA., Ph.D

                                                     Maharani Patria Ratna, S.S., M. Hum

Lokasi                                      : Desa Demakan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah