logo

KKN TIM II Universitas Diponegoro Melaksanakan Program Pendampingan Penggunaan Alat Kualitas Air Bagi Pembudidaya Ikan di Desa Demakan

19 Agustus 2024 Berita, Kegiatan,

Demakan (6/8/2024). Pada tanggal 6 Agustus 2024, mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro yang ditugaskan di Desa Demakan melaksanakan program monodisiplin pendampingan penggunaan alat kualitas air. Program ini dipimpin oleh Anggy Azzah Yafi’ dari jurusan Akuakultur 2021, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pembudidaya mengenai pentingnya menjaga kualitas air serta mengetahui kondisi air yang ideal untuk budidaya ikan.

 

Menjaga kualitas air merupakan salah satu kunci utama dalam keberhasilan pembudidaya ikan. Berbagai parameter seperti suhu, pH, oksigen terlarut, dan kadar ammonia harus dijaga pada nilai yang optimal guna mendukung pertumbuhan dan kesehatan ikan. Manfaat dari penggunaan alat kualitas air yaitu dapat mengidentifikasi masalah kualitas air lebih cepat, membantu mengambil keputusan yang tepat untuk mengganti air, meminimalisir stress pada ikan, mengurangi adanya terdampak penyakit pada ikan, serta meningkatkan produktivitas dan kelangsungan hidup ikan.  Penggunaan alat ukur kualitas air secara rutin menjadi sangat penting bagi pembudidaya ikan supaya dapat memantau kondisi air didalam kolam.

 

Kegiatan ini dilaksanakan secara door to door kepada masyarakat desa demakan RW 07, dukuh Kalipelang yang membudidayakan ikan dirumah. Kegiatan ini diawali dengan membagikan poster mengenai penggunaan alat kualitas air. Selanjutnya penjelasan mengenai tata cara penggunaan alat kualitas air dengan cara mempraktikkan lengasung menggunakan pH meter untuk mengukur pH air kolam. Cara menggunakan alat pH meter yaitu dengan membersihkan elektroda menggunakan air bersih untuk menghilangkan kontaminasi, selanjutnya menyalakan pH meter dengan menekan tombol on, selanjutnya mengambil sapel air yang akan diukur di tempat yang bersih, celupkan          pH metet kedalam wadah yang berisi air sampel yang sudah di ambil dikolam lalu uji, pastikan bagian ujung pH meter terendam sepenuhnya. Biarkan pH meter di dalam air hingga angka tidak berubah-ubah, setelah pembacaan stabil catat hasil yang ditampilkan di layer pH meter.  

 

Pelaksanaan program ini disambut baik oleh pembudidaya ikan RW 07, dukuh Kalipelang “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pembudidaya untuk meningkatkan pemahaman kami mengenai pentingnya penggunaan alat kualitas air serta nilai yang bagus untuk air kolam budidaya ikan” ujar Ibu Wondo sebagai salag satu pembudidaya ikan lele dirumah.