Demakan, Kec. Mojolaban Kab. Sukoharjo (15/7/2024). Pengonsumsian obat antibiotik yang tidak sesuai dengan anjuran sangat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Dampak buruk tersebut dapat berupa resistensi akan obat antibiotik yang mengakibatkan tubuh menjadi kebal akan obat yang akan diberikan dan tidak lagi efektif jika dikonsumsi. Mengingat banyaknya Masyarakat yang belum mengetahui dan menyepelekan hal tersebut mendorong mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2023/2024, Rachelliani Fatimatuzzahro dari Program Studi Keperawatan menyelenggarakan penyuluhan terkait Bijak Gunakan Antibiotik & Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat kepada Masyarakat RW 05 Desa Demakan pada hari Senin, 15 Juli 2024 di Rumah Ibu Anggra.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan meluruskan kebiasaan masyarakat yang kurang tepat dalam mengonsumsi obat. Selain itu, juga dilakukan senam Bersama untuk mencegah terjadinya penyakit dan pengonsumsian obat. Kegiatan ini didampingi langsung oleh tenaga Kesehatan dari Poli Klinik Desa dan 25 peserta dari Masyarakat RW 05 Desa Demakan. Kegiatan ini terdiri dari pemaparan materi mengenai antibiotik dan resistensi serta dilanjutkan dengan senam bersama. Mahasiswa membagikan pre-test sebelum dilakukan pemaparan materi dan dilanjutkan pembagian leaflet. Di akhir kegiatan, dilakukan monitoring dan evaluasi mengenai pengetahuan masyarakat terkait pengetahuan masyarakat terkait antibiotik. Tenaga Kesehatan perlu memperhatikan pemahaman masyarakat dalam pengonsumsian obat sesuai dengan anjuran sehingga potensi adanya resistensi pada perorangan tidak akan terjadi.
“Penyuluhan dan pelaksanaan kegiatannya sangat bermanfaat. Dulu saya kalo minum obat antibiotik tidak pernah dihabiskan, jadi kalo sudah sembuh ya sudah obatnya tidak diminum lagi. Setelah dapat materi dari Mahasiswa KKN ini saya jadi dapat pemahaman baru unuk menggunakan antibiotik sesuai anjuran dan resep dokter. Soalnya takut kalo nanti saya jadi resisten sama obat. Terimakasih Mahasiswa KKN Undip ilmunya sangat bermanfaat dan dapat merubah mindset saya”, Ucap Ibu Heni salah satu Masyarakat RW 05 Desa Demakan.
Selain itu, dilaksanakan kegiatan senam rutin bersama warga Desa Demakan untuk mencegah terjadinya penyakit dan mengurangi konsumsi obat. Kegiatan ini terus berlanjut setiap seminggu sekali dan warga sangat antusias untuk mengikuti senam. “Sebelumnya disini sudah pernah ada senam rutin tiap hari rabu mbak, tapi karena pada sibuk jadi akhirnya mandek. Eh malah mbaknya mengadakan senam rutin lagi setiap hari sabtu dan warga sangat antusias. Jadi kegiatan ini bakal terus kami lakukan”. Ucap Ibu Sumiyati salah satu Masyarakat Desa Demakan.
Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusias yang tinggi dari masyarakat di Desa Demakan. Hal ini terlihat dari antusiasme para ibu yang bertanya dan saling membagikan pengalaman saat mengonsumsi obat – obatan. Dengan adanya program ini diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan masyarakat Desa Demakan dalam waktu jangka panjang dan mencegah terjadinya resistensi yang sangat berbahaya bagi tubuh kita semua
